Artikel Mago "El Messiah versus CR7: Who's Better?"

  El Messiah versus CR7: Who's Better?
 


Lionel Messi atau  Cristiano Ronaldo? Ronaldo atau Messi?
Pertanyaan terbesar apabila membandingkan keduanya adalah: siapa yang terbaik?
Dalam artikel kali ini, Mago akan mencoba menganalisis secara objektif kemampuan kedua pemain dari 10 aspek teknik dan fisik dan 10 aspek mentalitas dan menentukan siapa yang lebih unggul pada aspek tersebut. Pemenang kontes kali ini akan ditentukan oleh banyaknya yang keunggulan yang diraih oleh kedua pemain.
Jadi, siapa yang lebih kuat? Siapa yang lebih cepat?
Akurasi tendangan siapa yang paling dahsyat?
Dribbling siapa yang paling hebat?
Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo?
Yuk baca artikel ini dan mari cari tahu!

1. Kekuatan






Cristiano Ronaldo:
Tubuh ideal Cristiano yang bertinggi 185 cm dan berat badan 85 kg membuat lawan enggan untuk beradu fisik dengannya. Tetapi nyatanya, Ronaldo malah sering menghindar dari kontak fisik dengan lawan. Meski begitu, Ronaldo memanfaatkan kekuatan fisiknya untuk tetap menjaga bola saat melakukan dribbling.

Lionel Messi:
Dengan ukuran tubuh yang tergolong mini, banyak orang yang menyangka bahwa fisik Messi tidaklah kuat. Namun lihat bagaimana ia mampu melindungi bola dari hadanagn lawan yang menyergap. Semua orang akan mengetahui saat menonton Messi, bagaimana ia melompat-lompat dari terjangan tekel lawan dan bertahan untuk melindungi bola. Messi tak akan dapat melakukan semua aksi itu apabila tak ditunjang fisik yang sangat kuat.

Siapa yang lebih kuat? Imbang.
Dilihat dari performa keduanya, Messi menunjukan performa luar biasa dengan ukuran tubuhnya, Ronaldo pun memanfaatkan benar kelebihan pada tubuhnya yang ideal.
Well, aspek pertama, imbang 0-0.


2. Akselerasi


Lionel Messi:
Messi tidak secepat yang mungkin Mago Readers bayangkan, tetapi kelincahan dan akselerasi Messi dalam jarak pendek adalah yang terbaik di dunia. Ia mampu mengubah kecepatan larinya dari kecepatan penuh lalu berhenti dan meliuk-liuk melewati penjagaan pemain lawan.

Cristiano Ronaldo:
Cristiano adalah seorang sprinter. Saat dalam kecepatan penuh, dia adalah salah satu pemain tercepat di muka bumi. Tancap gas, dan tak ada satupun pemain yang mampu mengejarnya.

Siapa yang lebih cepat? Imbang. 
Keduanya mampu mengeksploitasi pemain belakang dengan kecepatan yang mereka punya. Ketika Messi mampu mengalahkan bek dalam jarak pendek, Cristiano mempecundangi pemain lawan dalam kecepatan penuh jarak jauh.
Kembali imbang dan skor tetap 0-0.


3. Teknik



Cristiano Ronaldo:
Cristiano  mempunyai teknik yang ciamik dalam mengolah bola. Berikan bola di kakinya, dan ia akan mampu mengolahnya dengan brilian. Dalam pertandingan, tak jarang ia mempertunujan step-over dan mengecoh hadangan lawan.

Lionel Messi:
Messi adalah salah satu pemain berteknik terbaik yang dunia punya, well kecuali dengan kaki kanannya. Kecuali hal itu, ia dapat mengontrol bola dalam situasi apapun dan dengan bagian tubuh manapun dengan sangat baik.

Siapa yang lebih berteknik? Messi.
Meski hanya dominan pada satu kaki, Messi mampu memenangi tiap duel di lapangan dengan teknik yang ia punya, sedikit lebih baik dibanding Cristiano. Sangat tipis.
Skor pertama, dimenangi Messi. 1-0.


4. Passing



Lionel Messi:
Meski jelas bukan seorang passer seperti Xavi Hernandez, Messi mampu konsisten menampilkan passing-passing tepat sasaran yang mampu membelah pertahan lawan. Tak jarang passingnya berbuah assist bagi rekan setim. Ia juga menjadi bagian penting dalam kreasi taktik tiki-taka Barcelona. Meski tak sering pula ia memaksakan untuk membawa bola sendiri ketimbang memberi umpan bagi kawan.

Cristiano Ronaldo:
Cristiano selalu ingin bola ada pada: dirinya!
Ia mempunyai skill dan visi yang baik ketika memberi passing, tapi dalam banyak kesempatan, ia tak ingin membagi bola dan memilih untuk menyelesaikan serangan sendirian.

Siapa passer yang lebih baik? Messi
Pola tiki-taka Barcelona memperjelas kemampuan passing Messi.
Messi menambah keunggulannya menjadi 2-0.


5. Crossing



Cristiano Ronaldo:
Ketika bermain untuk Manchester United, Cristiano Ronaldo ditempatkan di sisi kiri maupun kanan dan kerap kali mengirimkan crossing ke dareh pertahanan lawan.
Meski ia jarang mengambil sepak pojok dikarenakan kemampuannya di udara, Cristiano adalah seorang crosser dan long passer yang jitu.
Namun terkadang egonya muncul ketika ia lebih memilih melepas tendangan daripada mengirim umpan silang dari sisi pertahanan lawan.

Lionel Messi:
Saat ditempatkan sebagai seorang winger, Messi jarang sekali melepaskan umpan silang. Ia lebih sering melakukan cut-in ke sisi dalam pertahanan dan kemudian melepaskan tembakan.
Terkadang Messi mengambil sepak pojok, namun ia tidak melakukan umpan panjang melainkan passing pendek ke rekan setim.

Siapa crosser yang lebih handal? Ronaldo.
Ronaldo sering melakukan crossing berbahaya ketika bermain untuk Manchester United, meski kini jarang ia lakukan di Real Madrid. Sedangkan Messi lebih memilih untuk melakukan cut-in.
Ronaldo memperkecil kedudukan dan kini skor 2-1.


6. Sundulan/Bola Atas


 
Lionel Messi:
Meski bertinggi badan hanya 169cm, Messi tergolong fantastis pada bola-bola atas. Cukup banyak gol yang ia cetak melalui kepala.
Tetapi Messi tak akan berharap banyak pada area bola atas. Meski ia cukup bagus, gol lewat kepala yang ia cetak lebih karena ketepatan timing, bukan unggul lompatan dari pemain lawan.

Cristiano Ronaldo:
Cristiano memiliki sundulan kepala yang sangat berbahaya. Kemampuannya dalam mencari posisi yang tepat serta memiliki lompatan vertikal yang tinggi juga ditunjang oleh tinggi badannya yang mencapai 185cm.
Jangan biarkan ia bebas ketika umpan lambung datang, atau kepalanya akan mengirimkan bola dan mengoyak jala lawan!

Sundulan siapa yang lebih mumpuni? CR7.
Menjadi keunggulan yang cukup jauh dalam aspek ini. Ronaldo jelas dominan, meski Messi pun tak buruk di udara untuk ukuran tinggi badannya. Ingat gol Messi ke gawang Manchester United di final Champions League 2008?
2-2. Keunggulan CR7 di udara membuat skor kini imbang.


7. Tendangan



Cristiano Ronaldo:
Tak sulit untuk mengetahui kemampuan Ronaldo dalam melepas tendangan. Hampir di setiap laga Ronaldo melepaskan roketnya yang seringkali menghasilkan gol bagi timnya. Bahkan Ronaldo pernah mencetak gol dari jarak 40 meter dengan tendangan kerasnya ketika menghadapi Porto di Champions League!
Meski lebih nyaman menggunakan kaki kanan, kaki kirinya pun tak kalah berbahaya. Rekan Ronaldo di Real Madrid sering berujar bahwa mereka tak pernah melihat lagi tendangan kaki kiri yang begitu kerasnya sejak era Roberto Carlos.

Lionel Messi:
Kaki kiri Messi adalah kunci gol-gol yang ia hasilkan selama ia berkarier. Messi lebih senang melakukan penempatan bola daripada melakukan shooting kencang.
Messi jarang melakukan tendangan dari jarak jauh, meskipun hasilnya sangat baik ketika ia melakukannya.
Kekuatan terbesar tendangan Lio Messi ada pada akurasi tingkat tinggi pada setiap lesatannya. Jarang sekali terlihat Messi melakukan tembakan yang jauh dari sasaran.

Tendangan siapa yang paling ampuh? Ronaldo 
Tak ada kiper yang tak jeri apabila berhadapan dengan Roket Ronaldo. Ketika Ronaldo melepas tembakan, bola yang dimuntahkannya menghujam keras mengoyak jala kiper lawan.
Meski Messi mempunyai akurasi menawan, Ronaldo unggul dengan kedua kaki yang sama mematikannya. 3-2  untuk Bocah Portugal.


8. Set Pieces



Lionel Messi:
Pep Guardiola pernah berujar bahwa ketika Messi mengambil tendangan bebas, kaki Messi seolah mempunyai mata untuk menuntun arah bola masuk ke gawang lawan.
Namun, kemampuan tendangan bebas Messi hanya mumpuni ketika bola berada pada jarak dekat. Ambil tendangan bebas dari jarak lebih dari 25 meter, maka kemungkinannya ada dua; bola tepat ke pelukan kiper atau melambung jauh diatas gawang.

Cristiano Ronaldo:
Tendangan bebas adalah salah satu kemampuan terbaik Cristiano. Dengan tekniknya yang khas, bola dapat dibuatnya melambung namun seketika menukik dengan deras dan menghujam tanpa bisa ditahan oleh kiper.
Gol tendangan bebasnya pada 22 Februari 2009 ketika melawan Blackburn Rovers di EPL adalah salah satu karya seninya yang terbaik.
Terkadang tendangan bebas Ronaldo tak tepat sasaran, namun ketika on target… bersiaplah berselebrasi. 

Siapa penendang bola mati yang lebih jago? Ronaldo.
Ronaldo sekali lagi lebih komplet dalam aspek ini, meski untuk tendangan bebas jarak pendek Mago lebih memilih Messi.
Tendangan bebas Ronaldo merobek jala dan menjauh dari kejaran Messi dengan skor 4-2.





9. Penyelesaian Akhir



Cristiano Ronaldo:
Ronaldo memiliki positioning yang baik dan menciptakan ruang untuk dirinya mencetak gol. Namun ketika berhadapan satu lawan satu dengan kiper, Ronaldo malah terkadang membuang peluang. Anehnya, dia mebih berbahaya ketika dalam keadaan yang biasanya sulit untuk mencetak gol.

Lionel Messi:
Messi adalah predator. Baik di dalam maupun luar kotak penalti. Di luar kotak, placing-shoot Messi menunjukan akurasi menakjubkan dan dapat memperdayai kiper lawan. Di dalam kotak penalty Messi jauh lebih dahsyat dengan sentuhan berkelas dan mematikan dalam menyelesaikan serangan. Messi harus berterima kasih pada Xavi, Iniesta, Pedro , maupun Villa dalam hal ini.

Siapa yang lebih buas menyelesaikan serangan? Messi 
Ketika di dalam maupun kotak penalti lawan, well-placed shoot dan sentuhan tajam Messi bergaransi bola masuk ke gawang lawan.


10. Dribbling



Lionel Messi:
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang mampu mendribel bola lebih baik daripada dribel Messi pada jarak pendek dan berhadapan satu lawan satu.
Akselerasi, teknik dan kelincahannya tergabung dengan apik dalam menunjang dribel fantastik yang menjadi karakter sentral dan menjadikan Messi menjadi seorang “Lionel Messi”.

Cristiano Ronaldo:
Cristiano merupakan dribbler jempolan. Trik ciamik sering diperagakan Ronaldo ketika membawa bola. Tetapi dia kesulitan ketika menghadapi lawan yang hanya berdiri menunggu pergerakan Ronaldo dan kemudian menekelnya.

Dribel siapa yang lebih yahud? Messi.
Cristiano seorang tukang giring bola jempolan, namun Messi akan melewatinya apabila berhadapan satu lawan satu.
El Messiah membuat skor kini imbang 2-2.


Penilaian  1: Kategori Teknik dan Fisik



Kategori dan Pemenang:

Kekuatan: Imbang
Akselerasi: Imbang
Teknik: Messi
Passing: Messi
Crossing: Ronaldo
Sundulan/Bola Atas: Ronaldo
Tendangan: Ronaldo
Set Pieces: Ronaldo
Penyelesaian Akhir: Messi
Dribbling: Messi 

Skor Kategori Teknik dan Fisik: Messi 4-4 Ronaldo


11. Passion



Cristiano Ronaldo:
Kita dapat melihat dalam setiap pertandingan yang Ronaldo mainkan, ia selalu berhasrat besar untuk mencetak gol. Dia selalu mengerahkan segala cara untuk memenuhi hasratnya untuk mencetak gol. Di luar lapangan pun hasratnya pada sepakbola selalu terlihat dalam latihan dan membentuk fisiknya agar tetap prima.

Lionel Messi:
Messi memiliki hasrat besar pada setiap permainan. Dia menikmati tiap penampilannya.


Passion siapa yang lebih besar? Ronaldo 
Cristiano unggul dalam hal ini. Hasrat besar Ronaldo lebih terlihat dibanding karakter Messi yang kalem.
Ronaldo unggul pada kategori pertama. 1-0.


12. Mentalitas



Lionel Messi:
Mentalitas yang dipunyai Messi bukanlah yang terbaik diantara semua pemain. Lihatlah ketika Messi  bermain untuk negaranya Argentina. Messi cenderung berada dalam tekanan publik yang ingin menyaksikan Messi untuk menunjukan permainan yang sama cemerlang ketika bermain untuk Barcelona. Mungkin itulah sebabnya Messi kurang bersinar ketika bermain untuk tim nasionalnya.

Cristiano Ronaldo:
Cristiano selalu ingin memenangkan pertandingan. Sangat ingin. Bahkan saat dirinya berada dalam tekanan. Ironisnya, CR7 kerap memaksakan diri untuk menjawab tekanan yang diberikan kepadanya, hingga terkadang akhirnya ia tak berperan signifikan dalam permainan tim.

Siapa yang lebih bermental baja? Imbang.
Terkadang kedua pemain memiliki hari buruk ketika berada dalam tekanan.
Masih tetap 1-0 bagi keunggulan Ronaldo.


13. Sportivitas



Cristiano Ronaldo:
Ronaldo bukanlah olahragawan yang baik. Ia sering diving, mendebat wasit, berteriak, menekel.
Mungkin karena hasrat untuk menang yang sangat tinggi. Namun bukan berarti harus melanggar sportivitas.

Lionel Messi
Messi terkadang melakukan diving dan beragumen dengan wasit wasit.
Tapi jelas terlihat bahwa di banyak kesempatan, Messi selalu menjunjung fair play. Sebagian divingnya mungkin untuk menghindari tekel keras yang selalu menghadangnya.

Siapa yang memiliki jiwa sportsmanship yang lebih tinggi? Messi.
Lionel adalah contoh yang baik bagi pesepak bola, meski terkadang dia pun melakukan diving.
1-1. Messi menyetarakan angka.


14. Kerjasama Tim



Lionel Messi:
Messi bermain kolektif karena apa yang timya orientasikan. Dan di bawah asuhan Pep Guardiola, Messi berkembang menjadi predator sekaligus pelayan bagi rekan setimnya.

Cristiano Ronaldo:
Ronaldo adalah solusi. Meski tak jarang Ronaldo membuat assist, pada banyak kesempatan, rekan setimnya hanya berusaha untuk membagi bola padanya.

Who's the better team player? Messi.
Cristiano lebih bertindak sebagai pembawa sekaligus penyelesai serangan. Sedangkan lingkungan Messi ditimnya Barecelona mengharuskan ia untuk tunduk pada kolektivitasala Pep.
Messi kini unggul 2-1.


15. Loyalitas



Cristiano Ronaldo:
Ronaldo berpindah dua kali untuk bayaran yang lebih mahal. Dari Sporting Lisbon ke Manchester United dan kemudian berlabuh di Real Madrid.

Lionel Messi:
Messi hanya punya satu klub.

Siapa yang lebih loyal? Messi.
Paling mudah sejauh ini.
Messi unggul 3-1.


16. Etos Kerja



Lionel Messi:
Meski jarang turun ke pertahanan, Messi adalah penyerang Barcelona yang sering berlari untuk menekan lawan yang memegang bola. Dia mempenyai tanggung jawab yang sama dengan defender untuk terus menekan lawan untuk mendapatkan penguasaan bola.

Cristiano Ronaldo:
Pernah melihat Ronaldo turun hingga ke pertahan timnya? Jarang.

Sipa yang berkontribusi banyak dalam pertahanan? Messi.
Messi lebih bayak berlari dibanding Ronaldo.
Messi unggul jauh kini dengan skor 4-1.


17. Tactical / Positional Flexibility



Cristiano Ronaldo:
Ronaldo dapat bemain sebagai winger di kedua sisi, sebagai penyerang tengah atau bahkan sebagai gelandang serang di lini tengah.

Lionel Messi:
Messi bermain sebagai winger di sisi kanan. Meski kadang Pep menempatkannya sebagai false forward di lini depan, hanya itu variasi taktik yang Messi mainkan di Barcelona.

Siapa yang lebih multifungsi? Ronaldo.
4-2. Ronaldo mulai mengejar.


18. Game-Winning/Lone-Ranger Ability



Lionel Messi:
Messi seolah dapat memenangkan pertandingan sendirian. Tetapi tanpa menjadi bagian dari tim besar Barcelona, mungkin ia tak dapat bermain dengan maksimal.
Performanya kala membela timnas Argentina mungin dapat dijadikan contoh bagaimana Messi sangat membutuhkan Xavi dkk.

Cristiano Ronaldo:
Ronaldo datang, Ronaldo menang. Seolah Ronado dapat menentukan jalannya pertandingan. Terbukti Madrid sangat kelimpungan saat dirinya cedera.

Siapa game-winner yang lebih baik? Ronaldo.
Mago akan memilih Ronaldo jika mempunyai tim dengan skuad pas-pasan namun ingin tetap menang. Tidak percaya? Tanya Mourinho, Ferguson dan Pellegrini.
Ronaldo mengejar. 4-3.


19. Ego



Cristiano Ronaldo:
Ego. Kata yang begitu lekat dengan CR7.
Dia pernah berkata bahwa ialah pemain terbaik, bukan hanya nomer satu, melainkan juga nomer dua dan tiga.

Lionel Messi:
Messi nampak tak mempunyai ego yang besar, namun nyatanya ia pun memiliki sikap egois. Dispekulasikan bahwa Zlatan Ibrahimovic pun hijrah karena sama-sama memiliki ego tinggi hingga salah satunya harus keluar dari Camp Nou. Begitu juga rivalitas dingin Messi dengan Carlos Tevez di tim nasional Argentina.

Ego siapa yang lebih besar? Imbang. 
Keduanya memiliki egonya masing-masing. Mago menyeimbangkan keduanya pada apek ini.
Ego masing-masing membuat kedudukan tetap 4-3 bagi Lionel Messi.


20. Marketabilitas



Lionel Messi:
Sebagai megabintang sepakbola, Lionel Messi adalah salah satu pemain bernilai kontrak tinggi. Tetapi kontrak sponsornya lebih banyak karena kemampuannya di bidang sepakbola. Seperti iklan sepatu atau ikon game console terbaru.

Cristiano Ronaldo:
Ronaldo adalah pesepakbola bernilai jual tinggi. Kemampuannya di sepakbola plus wajah tampan semakin membuat harganya semakin menjulang kala menandatangani setiap kontrak sponsor. Kisah cintanya dengan selebriti Hollywood seperti Paris Hilton, Kim Kardashian, dan kini Irina Shayk diburu oleh media dan semakin menambah tinggi nilai jualnya di mata sponsor.

Siapa yang lebih ‘menjual’? Ronaldo.
CR7 kini menjelma menjadi seorang pemain yang berdaya jual tinggi. Kehidupan di luar lapangan pun menunjukan bahwa media lebih menyoroti gaya hidup Ronaldo yang glamor.
Cristiano berhasil unggul dan skor akhir imbang 4-4 bagi kedua pemain!


Penilaian 2: Mental



Kategori dan Pemenang:
Passion: Ronaldo
Mentalitas: Imbang
Sportivitas: Messi
Kerjasama Tim: Messi
Loyalitas: Messi
Etos Kerja: Messi
Fleksibilitas Posisi/Taktikal: Ronaldo
Game-Winning/Lone-Ranger Ability: Ronaldo
Ego: Imbang
Marketabilitas: Ronaldo

Skor Kategori Mental: 4-4

Penilaian Akhir: Siapa yang Terbaik?



Aspek Teknik dan Fisik: 4-4
Aspek Mental: 4-4

Total Skor: 8-8

Pemenang: Imbang.

Kesimpulan:

Mago Readers, dalam setiap aspek yang dibedah oleh Mago baik sisi teknik, fisik, hingga mental, kedudukan ternyata imbang bagi kedua pemain. Ini menunjukan bahwa mereka tidak dapat disamakan dan unggul pada kelebihan yang mereka masing-masing miliki. Mereka adalah dua pemain terbaik di dunia pada era kini yang masing-masing menyuguhkan permainan tingkat tinggi pada setiap gim yang mereka mainkan.
Well, dalam artikel ini Mago hanya membedah kekutatan masing-masing pemain berdasarkan statistik dan pengamatan objektif yang Mago lakukan. Tetapi penilaian siapa yang terbaik akan kembali kepada penilaian pribadi Mago Readers.
Salam olahraga!


Tidak ada komentar

Posting Komentar

Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...