Apresiasi Puisi Peserta MOPD 2012 dari Mago Magazine


Apresiasi Puisi Peserta MOPD 2012 dari Mago Magazine




Di MOPD 2012 ini, Mago bekerjasama dengan OSIS dan MPK SMAN 1 Purwakarta untuk menjalankan program-program yang telah Mago rencanakan. Rencana Mago di awal tahun ajaran baru ini antara lain adalah ingin meningkatkan kreativitas, bakat, minat serta apresiasi peserta didik baru di bidang karya sastra. Maka untuk menjalankan program tersebut, Mago telah menugaskan kepada peserta didik baru untuk membuat sebuah puisi bertemakan SMAN 1 Purwakarta dan menuliskan unsur intrinsik dari salah satu cerita pendek yang ada di Mago Magazine. Hasilnya, ada 400 lebih puisi telah diterima oleh tim redaksi Mago Magazine dan terjadi peningkatan trafik pengunjung blog Mago secara signifikan.

Nah, tanpa diumumkan sebelumnya, Mago diam-diam menilai satu persatu hasil karya dari peserta didik baru, khususnya puisi.  Meski sempat kerepotan dengan banyaknya puisi yang Mago terima, Mago akhirnya bisa menilai satu persatu puisi yang masuk ke tim redaksi. Dari sini ketahuan deh, mana yang puisinya dibuat dengan serius, dan mana yang hanya copy and paste, hayoo siapa tuh ngakuuu. Hehe. Akhirnya, setelah melewati proses penilaian, kelar juga deh Mago memilih 3 orang dengan karya puisi terfavorit menurut tim redaksi Mago Magazine.

Jadiiii, mari beri tepuk tangan untuk Chairunnisa Septia Dinanti, Tridian Kusumadewi, dan Aini Nur Lestari! Yap, hasil karya trio cewek manis itulah yang Mago apresiasi dengan nilai tertinggi. Karya Chairunnisa berjudul “Asaku di Smansa” Mago nilai dapat dengan tepat menggambarkan kemegahan SMAN 1 Purwakarta. Puisi Chairunnisa juga menyentuh banget dengan janji yang tertulis di puisi tersebut kepada kedua orang tuanya. So sweet.

Chaerunnisa dan Kak Anggun
Karya dari Tridian Kusumadewi juga enggak kalah bagusnya. Dengan diwarnai pensil gambar warna-warni, puisinya Tridian berjudul “Harapan dan Impian” jadi terlihat manis dipandang. Isi puisi Tridian menggambarkan SMAN 1 Purwakarta yang mempunyai standar rintisan internasional serta harapan dan impian Tridian tepat seperti judul puisi yang ia buat.

Tridia dan Kak Devita
Sebuah puisi berjudul “Istana Pemegang Tahta” menjadi puisi paling favorit pilihan tim redaksi Mago Magazine. Puisi kontemporer karya Aini Nur Lestari ini sukses bikin Mago kagum dengan padanan kata dan rima yang indah. Pemilihan kata yang cantik juga menambah keren puisi ini. Isi dari puisi ini pun enggak kalah keren, yaitu menceritakan rasa bangga sang pencipta puisi dapat menaklukan SMAN 1 Purwakarta, dari sebuah istana megah menjadi teman anggun nan ramah. Kata orang gaul mah, saik abis ini puisi.

Aini Nur Lestari. Puisinya keren.

Ketiga pembuat karya terfavorit tersebut mendapat sebuah hadiah dari tim redaksi Mago Magazine. Sebuah hadiah yang meski tidak indah, Mago berharap dapat berguna dan digunakan dengan bijaksana. Oh ya, rencananya ketiga puisi tadi juga akan tampil di edisi cetak perdana Mago Magazine. Tunggu aja ya. Anyway, selamat sekali lagi Mago ucapkan buat ketiga peserta didik baru dengan karya mereka masing-masing! (al)




Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...