Kiat Memilih Ekstrakurikuler


Ekstrakurikuler, apa sih?

Ekstrakurikuler atau biasa disingkat ekskul adalah kegiatan pengembangan diri di sekolah yang diadakan di luar kegiatan jam belajar reguler. Ekstrakurikuler diadakan sekolah sebagai sarana kita mengasah potensi dan bakat yang kita punya. Tujuannya sih, supaya kita mampu mengembangkan bakat di bidang akademik maupun non-akademik. Lebih baiknya lagi kalau kita mampu berprestasi lewat ekstrakurikuler yang kita ikuti. Kalau bisa berprestasi lewat ekskul, tentu itu keren dan baik sekali buat kamu.

Jadi, ekskul apa sih yang kamu ikuti di sekolah? Di bidang apa ekskul yang kamu ikuti? Akademik atau olahraga? Loh, kok sepi yang jawab yaaa? Jangan bilang kalau kamu masih bingung memilih ekskul?

Kebingungan saat memilih ekstrakurikuler memang biasa dihadapi oleh peserta didik yang baru masuk ke Sekolah Menengah Atas. Namun begitu, tidak jarang juga siswa kelas 11 ataupun 12 yang masih bingung menentukan kegiatan ekskul apa yang akan dijalani. Biasanya ada banyak alasan yang menyebabkan hal ini. Dari mulai asli enggak tahu ekskul apa yang cocok, hingga alasan bahwa ekskul yang dipilih ternyata enggak semenarik yang dibayangkan. Dan macam-macam deh alasannya.

Hmm, atas dasar itu, Mago mau kasih tips dan kiat dalam memilih ekstrakurikuler yang cocok buat kamu. Di artikel ini juga Mago akan memberi gambaran tentang ekskul apa yang cocok, sesuai poin yang Mago telah berikan. Ekskul yang Mago sarankan adalah ekskul yang ada di SMAN 1 Purwakarta, namun buat siswa-siswi yang bersekolah di sekolah lain, bisa juga kok mengaplikasikan kiat-kiat di bawah ini saat memilih ekstrakurikuler di sekolah masing-masing.

So, ini dia kiat dalam memilih ekstrakurikuler.


1. Kenali Potensi Diri


Ini saran utama yang bisa Mago berikan kepada kamu. Kenalilah terlebih dahulu kelebihan diri kamu sendiri. Dengan mengenali potensi diri, memilih ekskul pun menjadi mudah, karena kita akan termotivasi untuk mengembangkan potensi yang telah kita miliki. Potensi diri bisa muncul di bidang olahraga ataupun akademik. Dengan mengikuti ekstrakurikuler yang mendukung, potensi diri kamu akan berkembang dengan baik.

Bagaimana menemukan potensi diri? Mudah. Ingat-ingat, prestasi apa yang telah kamu dapatkan. Kalau kamu pernah mendapat prestasi di salah satu bidang olahraga, kamu tinggal pilih ekskul yang sesuai. Kalau misalnya kamu pernah mendapat juara olimpiade matematika saat SMP, nah di SMA kamu bisa masuk ekskul di bidang akademik yang mendukung. Intinya sih, cari ekskul yang kamu rasa sesuai dengan prestasi yang pernah kamu raih.

Saran ekstrakurikuler:
Seluruh ekskul olahraga; Sepakbola, Tenis Meja, Tenis, Bulutangkis, Gulat, dll
Seluruh ekskul akademik.

2. Hobi dan Kegemaran


Apa hobi kamu? Kamu gemar memasak? Bernyanyi? Atau berolahraga? Nah, dari kegemaran itulah kamu bisa memilih ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Emang bisa begitu ya? Ya jelas bisa! Sekolah pun memfasilitasi dengan mengadakan berbagai ekstrakurikuler yang berkembang dari hobi dan kegemaran. Karena, tahu gak, potensi diri bisa kamu temukan dengan sendirinya saat kamu melakukan kegiatan yang kamu gemari.

Emang apa sih ekskul yang bisa menyalurkan hobi kita? Banyak! Kalau kamu gemar memasak, ikut ekskul Tata Boga gih. Jika kamu suka menyanyi, bisa tuh kamu masuk ekskul Paduan Suara. Kalau kamu senang berolahraga, ya tinggal pilih salah satu ekskul di bidang olahraga. Jika kamu suka mempelajari bahasa dari negeri lain, masuk saja ke ekstrakurikuler di bidang kebahasaan. Atau kamu suka tentang beladiri, bisa gabung tuh sama ekskul Karate, Taekwondo, ataupun Perisai Diri. Kalau kamu gemar dengan budaya khas sunda dan ingin mempelajari kesenian tradisionalnya, saran Mago, lebih baik masuk ke ekskul Seni Sunda. Gimana, mudah kan?

Saran ekskul:
Tata boga, Seni sunda, Paduan Suara, seluruh ekskul beladiri; perisai diri, karate, taekwondo, seluruh ekskul olahraga, seluruh ekskul bahasa asing; Bahasa Inggris, Jepang, Prancis.

3. Rasa Ingin Menguasai Hal Baru


Saat masuk ke lingkungan SMA, kita semua dihadapkan dengan pilihan ekskul yang beragam. Ada ekskul yang sudah kita ketahui sebelumnya, ada juga yang baru kita temui di SMA. Terkadang kita bosan atau enggan dengan ekskul yang sudah pernah kita ikuti. Nah, saat itulah kita mungkin akan mencoba ekskul baru untuk didalami dan dikuasai. Hal itu enggak buruk lho, bahkan dengan rasa keinginan untuk menguasai hal baru menjadikan kita pelajar yang serba bisa. Enggak jarang juga, potensi diri akhirnya ditemukan saat mengikuti ekskul baru yang ikuti.

Bisa juga poin ini adalah poin tentang potensi diri yang kamu punya namun potensi diri yang bukan di bidang akademik maupun olahraga. Misal kamu jago membuat karya tulis, di Smansa ada tuh ekskul Karya Tulis Ilmiah. Atau kamu jago memotret, mungkin ekskul broadcasting cocok buat kamu, karena di sana, seluruh hal tentang broadcasting dipelajari. Bisa juga kamu ikut ekskul Astronomi jika ingin tahu berbagai hal tentang benda luar angkasa. Be curious, be creative!

Saran ekskul:
Astronomi, Broadcasting, Karya Tulis Ilmiah, Seni Sunda, Gulat, ekskul di bidang bahasa asing.

4. Lanjutkan Ekskul SMP


Melanjutkan ekstrakurikuler yang pernah kamu ikuti saat SMP bisa jadi salah satu pertimbangan buat kamu untuk memilih ekskul di SMA. Mago rasa ini bisa jadi pilihan yang baik untuk kamu. Karena, dengan memilih ekskul yang pernah kamu ikuti saat SMP bisa membuat kamu lebih mengenal ekskul tersebut dengan lebih baik. Jangan khawatir, sebagian besar ekskul yang ada di SMP bisa kamu temukan lagi di SMA.

Apa saja ekskul tersebut? Ada ekskul Pramuka, Paskibra, English Club, Paduan Suara, PMR, dan lain lainnya deh. Kamu pasti sudah mengenal kan ekskul-ekskul tersebut? Nah, tinggal pilih salah satu deh.

...

Bagaimana nih, Mago Readers? Sudah bisa menerka ekstrakurikuler apa yang akan kamu ikuti? Pilih dengan kesungguhan hati ya. Mantapkan pilihan kamu, agar ekskul yang kamu ikuti bisa bermanfaat dan mampu menyalurkan potensi diri kamu dengan baik.

Tiga poin diatas bisa cocok salah satu dengan kamu, atau bahkan bisa cocok ketiganya. Kalau memang tiga poin diatas cocok dengan kamu dan hal itu masih membuat kamu (tambah) bingung, Mago sarankan untuk membuat skala prioritas. Iya, jadi ambil ekskul yang paling dari yang paling. Bisa dari yang paling kamu sukai, atau yang paling kamu kuasai.

Dengerin deh, ini penting. Mago mau kasih tahu, kamu adalah satu-satunya yang dapat memutuskan pilihan ekskul yang tepat bagi kamu. Maksud Mago, pilihan ekskul jangan hanya sekedar iseng atau ikut-ikutan teman kamu. Karena belum tentu juga kan ekskul pilihan teman cocok dengan kamu. Masih banyak kok pilihan ekskul yang dapat kamu pilih. Tinggal kamu tentukan. Yang enggak boleh tuh, enggak milih ekskul. Jangan sampai begitu ya, kalau enggak ikut ekskul nanti dimarahin Pak Amin lhooo. :D (al)

Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah.
(Model Pengembangan Diri SD/MI/SDLB - SMP/MTS/SMPLB – SMA/MA/SMALB/SMKPusat Kurikulum Balitbang DEPDIKNAS)
Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...