Tradisi Lebaran di Berbagai Belahan Dunia





Halo, Mago readers!
Pada kesempatan kali ini Mago mau berbagi informasi uniknya perayaan Idul Fitri di beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia tentunya sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia. yuk, kita simak! ;)

1.   INDONESIA
Apa Mago readers pernah menyadari betama uniknya perayaan lebaran di negeri kita ini? Dan tentunya tradisi ini tidak ditemukan di negara lainnya. Bisa jadi kita tidak menyadarinya karna terkesan sudah biasa.
Malam di akhir bulan Ramadhan, akan terdengar suara takbir di berbagai daerah di Indonesia sebagai seruan atas kemenangan setelah berpuasa selama sebulan. Takbir didengungkan di masjid-masjid bahkan ada juga yang berkeliling dengan arak-arakan.
Esoknya, selepas shalat ied akan dilakukan halal bi halal. Yakni saling mengucapkan kata maaf baik dengan keluarga maupun kerabat juga tetangga terdekat dengan cara mengunjungi dari rumah ke rumah.
Dan yang paling membuat kangen para pribumi yang merantau di negri sana pasti ketupat lebaran tak lupa dengan opor ayamnya! Biasanya menu ini akan disantap bersama keluarga setelah shalat Idul Fitri.
Selain itu, yang tak kalah unik adalah tradisi mudik! Kebiasaan pulang kampung ini begitu “Indonesia banget!” karna dilakukan oleh puluhan juta warga setiap tahunnya.

2.   TURKI
Sama seperti di Indonesia, tradisi lebaran di Turki dinamakan Bayram. Tradisi lebaran ini ditandai dengan bersilaturahmi ke rumah sanak saudara selama 3 hari berturut-turut. Biasanya, orang yang lebih muda akan mencium tangan orang yang lebih tua sambil mengucapkan  “Bayramınız Mübarek Olsun”. Kemudian mereka akan mendapatkan uang, permen atau manisan. Makanya, tradisi ini biasa juga disebut dengan Festival Gula. Selain bersilaturahmi, ereka juga mengenakan bajubaru lho. Sama seperti di Indonesia kan?

3.   AUSTRALIA
Yang unik dari tradisi lebaran di Benua Kangguru  yaitu adanya festival multi kultur yang diadakan di kota Sydney. Festival ini tidak hanya melibatkan kaum muslim. Kaum non-muslim juga ikut andil dalam festival ini. Meskipun Australia merupakan sebuah negara yang penduduk mayoritasnya non-muslim, tetapi umat islam di sini diberikan kebebasan untuk menjalankan syariat agama mereka. Biasanya pada hari lebaran, pegawai muslim akan mengambil libur cuti untuk merayakan hari besar umat islam bersama keluarga dan sanak saudara.

4.   PALESTINA
Walaupun sebagian orang kehilangan keluarganya akibat perang, umat muslim tetap merayakan hari raya Idul Fitri suasana dengan bahagia dan sederhana. Pasar dan tempat berbelanja penuh seolah tak ada perang yang melanda.

5.   INGGRIS
Di negara Inggris, hari raya umat islam seperti hari raya Idul Fitri tidak masuk ke hari libur nasional. Tetapi, beberapa kawasan di Inggris memberikan dispensasi pada hari besar umat Islam dengan meliburkan 1 hari menjelang Idul Fitri. Pada saat lebaran, biasanya umat muslim di Inggris melakukan shalat Ied berjamaah dan mendengarkan khotbah yang disampaikan di Masjid setempat. Setelah itu mereka bersalam-salaman dan makan bersama sanak saudara.

6.   AMERIKA
Biasanya, umat muslim di Amerika mendapat informasi tentang hari-hari besar umat Islam melalui telepon, milis, e-mail, website atau komunitas Islam setempat. Seperti perayaan lebaran di negara-negara lain, setelah selesai melaksanakan shalat Ied dan mendengar khutbah, mereka saling mengucapkan Happy Ied atau Eid Mubarak kepada keluarga, dan teman dekat sesame muslim. Yang membuat tradisi lebaran di sini unik adalah pakaian yang digunakan umat muslim yang berwarna-watni. Karena, mayoritas umat muslim di Amerika adalah imigran. Makanya, mereka mengenakan pakian dari negara asal masing-masing.

7.   NIGERIA

Barka da Sallah, itulah yang diucapkan umat muslim di Nigeria saat hari raya Idul Fitri. Hari raya Idul Fitri ditetapkan sebagai salah satu hari libur nasional. Umat Islam di Nigeria diberikan 2 hari libur untuk merayakan hari kemenganan umat Islam dengan mengunjungi keluarga dan kerabat di kampung halaman.
Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...