Artikel: Tips untuk Menjadi Lebih Percaya Diri


Halo lagi, Mago Readers! Bagaimana puasanya? Masih jalankah? Semoga masih berjalan dengan baik, ya. :)

Pada artikel sebelumnya tentang Faktor yang Membuat Percaya Diri Seseorang Menurun, Mago telah menjelaskan apa itu percaya diri dan faktor-faktor yang bisa membuat kepercayaan diri seseorang menurun. Kali ini, Mago ingin menebus janji untuk melanjut artikel tersebut. Mago akan memberikan tips untuk menjadi percaya diri. Tetapi, tips ini bukan tips biasa, ya. Mago berharap, tips ini ampuh untuk menaikkan pedemeter Mago Readers. Bukan hanya untuk hari ini saja, tetapi juga untuk seterusnya. Mau tahu apa saja tipsnya? Oke, simak baik-baik, ya!


#1. MOTIVASI


Pertama-tama, kita harus tahu, apa sih tujuan kita untuk menjadi percaya diri? Apakah kita sungguh-sungguh ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan dengan kepercayaan diri yang bertambah?
Pastinya, ketika  kita telah memiliki rasa percaya diri, kita akan lebih berani untuk bertindak dan mendapatkan peluang yang lebih besar. Keinginan dan niat yang didukung komitmen kuat itu penting, Mago Readers. Percuma saja, jika kita hanya menginginkan sesuatu tetapi tidak mempunyai komitmen yang kuat untuk melakukannya. Jangan hanya mencari tips untuk ini dan itu. Tetapi, harus benar-benar dilakukan ya.
Sebelum kita memiliki niat, keinginan, dan komitmen yang kuat; jangan harap kita bisa memasuki tahap berikutnya. Ayo, apakah motivasi Mago Readers sudah cukup diteguhkan?


#2. Yakin dan Konsisten


Ketika kita sudah memiliki keinginan dan komitmen, kita harus yakin. Yakin bahwa memang ini yang terbaik. Yakin dan percaya dengan semua potensi dan kemampuan yang kita miliki untuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Fokuskan perhatian kita pada kelebihan yang kita miliki. Memang ini hal yang cukup sulit bagi remaja yang sedang mengalami masa yang labil. Temukanlah jati diri, potensi dan konsistenlah terhadapnya.
Tetapi, cobalah mulai dari sekarang. Untuk mencari tahu dimana potensi diri kta sebenarnya. Nah, tapi jangan hanya ikut-ikutan orang lain, ya, Mago Readers. Karena, ketika kita telah berhasil menemukan jati diri, secara sendirinya itu akan membangun rasa percaya diri.


#3. Buang Jauh Rasa Rendah Diri



Selama masa pencarian jati diri dan potensi, buanglah jauh-jauh rasa rendah diri. Sering kali, rasa rendah diri muncul ketika kita berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai sesuatu yang lebih dibandingkan kita.
Bahkan, sering kali kita melakukan hal yang fatal terhadap diri kita. Yaitu membandingkan KEKURANGAN kita dengan KELEBIHAN orang lain.

“Wah, dia keren, ya, bisa ini itu. Kalau aku? Bisa apa coba. Ini enggak bisa, itu enggak bisa...“

Pikiran itu harus dihapuskan, Mago Readers! Kalau dipikir secara logika, ya, pasti kalahlah kalau kita membandingan yang bagus (kelebihan) dengan yang jelek (kekurangan). Tidak sebanding.
Harusnya, kita membandingkan diri kita dengan orang lain dengan perbandingan yang lebih manusiawi. Maksudnya, jika dia memiliki kelebihan di bidang A, kita juga pasti memiliki kelebihan di bidang B, kok. Dan kita harus lebih meningkatkan kelebihan kita lagi. Ingat, karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan yang kita miliki mampu menutupi kekurangan. Dengan mempunyai pikiran seperti itu, kita akan jauh dari rasa rendah diri. Oke, Mago Readers?


#4. Bersyukur



Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa itu penting. Karena, jika kita telah bersyukur dengan apa yang telah Tuhan berikan dan atas apa yang kita miliki, tidak akan pernah terlintas pikiran iri dan dengki kepada orang lain. Walaupun orang lain memiliki sesuatu yang lebih dibandingkan kita. Jadi, jangan lupa untuk selalu bersyukur, ya, Mago Readers.


#5. Pertahankan dan Pupuk


Ketika telah sampai di tahapan ini, rasa percaya diri kita mulai tumbuh. Menjadi pribadi yang lebih berani bertindak dan yakin terhadap diri sendiri. Teruslah pupuk. Jangan biarkan penyakit pikiran negatif dari diri sendiri dan orang lain bisa menurunkan rasa percaya diri kita. Teruslah meraih peluang yang lebih besar dengan kepercayaan diri. Dan, beranikanlah untuk lebih keluar lagi dari zona nyaman kita. Jika kita ingin sukses, jangan terus diam di zona nyaman kita. Jika diam, kita tidak akan bisa maju, kan, Mago Readers?


#6. Kokohkan



Ini tahap yang terakhir. Percaya dirimu sudah mulai naik dan bagus, Mago Readers. Kita hanya perlu mengokohkannya lagi agar tidak mudah runtuh seketika. Jika tiba-tiba kita mulai mengalami krisis rasa percaya diri, jangan khawatir. Cukup ingat kembali apa pencapaian yang telah kita dapatkan selama ini. Ini akan membuat kita bangkit kembali. Jika dulu kita bisa, mengapa sekarang tidak? Atau, kita juga bisa berbicara dan mengutarakan uneg-uneg kita kepada orang terdekat. Kalian juga boleh kok curhat ke Mago. Hehe. Dengan begitu, selain kita merasa lebih lega, mereka juga akan memberikan kita support dan energi positif untuk membangkitkan diri kita kembali.


Nah, selamat mencoba, Mago Readers! Jangan setengah-setengah, ya. Ingat, dengan percaya diri, kita akan dapat bertindak lebih berani dan mendapatkan peluang yang lebih besar dalam hidup kita. Keep your head up, Mago Readers! Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

 “Kita semua memiliki kekuatan dalam diri kita. Kekuatan tersebut adalah keyakinan diri sendiri; sikap untuk menjadi pemenang. Anda harus melihat diri anda sebagai seorang pemenang sebelum anda memperoleh kemenangan. Anda harus merasa lapar dan anda harus memiliki kemauan untuk menaklukan segala hal.”


-Arnold Schwarzenegger



Sumber gambar:
Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...