Puisi: ALLAH

ALLAH

Oleh Raka Andita Hidayat XI IPS 2

(@Despicable_Raka on Twitter)




Malam telah datang

Membiarkan sang mentari terlelap lagi

Lantunan adzan di berbagai surau menggema

Anak adam berlari bersamanya

Kemana lagi tangan tangan kotor ini meminta selain kepada-Mu

Kemana lagi kaki yang hina ini melangkah selain ke rumah-Mu


Allah

Maafkan aku yg telah berbuat kotor d semesta-Mu

Begitu hina mahluk-Mu ini


Allah

Hijaunya rerumputan, birunya samudra, bersihnya langit

Kau anugrahkan pada kami hamba-Mu

Pantaskah hamba-Mu dengan seluruh kehinaannya tertawa riang di bumi-Mu

Sedangkan Kau tidak pernah bosan memberikan kenikmatan yang tidak pernah kami syukuri


Allah

Aku berada d titik nol

Sedangkan engkau pada kemampuan yang tak terhingga

Aku berjuang mengukir skenarioku

Tapi skenario-Mu lah yg harus aku jalani


Allah

Aku hina

Aku kosong

Namun dengan seluruh kesucian dzat-Mu

Kau kuras seluruh dosaku


Allah

Fajar menyingsing

Kau beri kami harapan pada kehidupan yang baru lagi

Dengan seluruh kelembutan embun-Mu

Aku bersujud berserah diri pada-Mu

Ya Allah

Sumber gambar: www.fimadani.com

Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...