Artikel: Kiat-kiat Menjaga Quwwatul Iman

Artikel: Kiat-kiat Menjaga Quwwatul Iman

Halo Mago Readers pembaca setia Mago Magazine. Bagaimana nih kabarnya? Masih tetap semangat kan dalam menjalani puasa tahun ini? Kali ini Mago punya artikel edisi bulan Ramadhan yang berjudul “Kiat-kiat Menjaga Quwwatul Iman (Iman yang Kuat)”.

Pada hakikatnya, aktivitas seorang muslim dari bangun tidur hingga tidur lagi merupakan suatu ibadah kepada Allah SWT, apabila dibingkai dengan amalan-amalan yang baik di setiap aktivitasnya. Maka dari itu kita perlu memperkuat iman dengan melakukan amalan-amalan penguat iman, yaitu:

1.      Dzikir Pagi dan Petang

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Q.S Al-Munaafiquun: 9)

Di antara dzikir-dzikir yang disunnahkan untuk dibaca dan diamalkan adalah dzikir pagi dan sore. Dzikir pagi dilakukan setelah shalat shubuh sampai terbit matahari atau sampai matahari meninggi saat waktu dhuha, kira-kira jam tujuh atau jam delapan. Adapun dzikir sore dilakukan setelah shalat ‘ashar sampai terbenam matahari atau sampai menjelang waktu ‘isya.




1.      Rutin Melaksanakan Shalat Dhuha
Sholat Dhuha ini amat dianjurkan oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, sebab ternyata nikmat jasad yang diberikan kepada kita diberi beban untuk bersedekah pada setiap harinya untuk setiap persendian dan tulang-belulang yang menopang jasad kita.


Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,


 “Bagi setiap persendian dari seorang diantara kalian terdapat sedekah. Jadi, setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan Laa ilaaha illallaah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan yang ma’ruf adalah sedekah, dan melarang kemungkaran adalah sedekah. Mencukupi hal itu, dua rakaat yang dilakukan pada waktu Dhuha”. [HR. Muslim]






2.      Sholat Tepat Waktu
Sholat tepat waktu tentu sangat dianjurkan dalam pelaksanaannya, sama seperti halnya sholat berjamaah tepat waktu bagi tiap-tiap (ikhwan) yang mengerti.
Dalam pelaksanaan sholat berjamaah pun lebih diutamakan apabila:
- Ikhwan pada shaf paling depan lebih utama
- Akhwat pada shaf paling belakang lebih utama





3.      Menjaga Shalat Rawatib
Barangsiapa yang mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib) sehari semalam, akan dibangunkan baginya rumah di surga.” (HR. Muslim no. 728)

Barangsiapa sehari semalam mengerjakan shalat 12 raka’at (sunnah rawatib), akan dibangunkan baginya rumah di surga, yaitu: 4 raka’at sebelum Zhuhur, 2 raka’at setelah Zhuhur, 2 raka’at setelah Maghrib, 2 raka’at setelah ‘Isya dan 2 raka’at sebelum Shubuh.” (HR. Tirmidzi no. 415 dan An Nasai no. 1794).



4.      Membaca Al-Qur’an
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk الم  , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 660).

Dan hadits ini sangat menunjukan dengan jelas, bahwa muslim siapapun yang membaca Al-Quran baik paham atau tidak paham, maka dia akan mendapatkan ganjaran pahala sebagaimana yang dijanjikan.






Demikian artikel edisi Ramadhan yang dapat Mago berikan, semoga bermanfaat! ^^
Wallahhu’alam bishawwab. Allahu wa Rasulluhu ‘Alam. ^^



*Artikel ditulis oleh Tridian Kusuma, Tim Redaksi Mago Magazine

**Dari berbagai sumber
Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...